PENGENDALIAN KUALITAS PERGURUAN TINGGI SWASTA DENGAN DMAIC (STUDI KASUS: UNIVERSITAS UNIVERSAL, BATAM)

  • Mia Juliana Siregar Universitas Universal
Keywords: kualitas, control, DMAIC, perguruantinggi

Abstract

Untuk dapat menjamin kualitas universitas untuk terus berkembang dengan baik dan terkendali, maka diperlukan sistem pengendalian mutu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menemukan masalah-masalah yang dihadapi Uvers yang berhubungan dengan kualitas universitas, faktor apa saja yang mempengaruhinya, serta akan menghasilkan alternatif solusi yang dapat diterapkan dalam meningkatkan kualitas universitas. Dalam penelitian ini pengendalian mutu dilakukan menggunakan metode DMAIC Six Sigma. Diagram Fishbone juga digunakan dalam analisis akar masalah. Dari hasil penelitian diperoleh untuk menaikkan dan menyebarkan informasi pengenalan diri Universitas, diperlukan tindakan promosi yang dapat dilakukan oleh mahasiswa aktif ke sekolah asal, baik secara langsung maupun menggunakan media sosial. Kemasan promosi yang lebih menarik, serta pelaku atau penyampai informasi dan penerima informasi juga haruslah sesuai dengan informasi yang akan dibagikan. Hal ini haruslah dilakukan secara konsisten, sehingga informasi tidak terputus, selain itu, Program Studi perlu melakukan tindakan kreatif yang dapat menaikkan nilai jual program studi dan terpakai di dunia kerja. Menambah beasiswa juga bisa dilakukan untuk menaikkan jumlah calon mahasiswa.

References

Council For Six SIgma Certification. (2018). What is Six Sigma? In Six SIgma : A Cmplete Step by Step Guide (p. 8). Buffalo: Council For Six SIgma Certification.
Drucker, P. F. (1989). The New Realities. New York: Harper & Row.
Fransiscus, H., Juwono, C. P., & Astari, I. S. (2014). Implementasi Metode Six Sigma DMAIC untuk Mengurangi Paint Bucket Cacat di PT X. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 3(2), 53-64.
Haizer, Jay, & Bary, R. (2005). Operation Management: Manajemen Operasi. Jakarta: Salemba Empat.
Hendra, K. (2005). Production Planning and Inventory Control Berasarkan Pendekatan Sistem MRP II dan JIT II Menuju Manufacturing 21. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Ishak, A. (2015). Manajemen Operasi (Edisi Kedua). Medan: USU Press.
Kusuma, L. A. (2016). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Mahasiswa Dalam Memilih Program STudi Pendidikan Akuntansi di Universitas Negeri Semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Pianda, D. (2018). Optimasi Perencanaan Produksi pada Kombinasi Produk dengan Metode Linear Programming. CV Jejak.
Rimantho, D. :. (2017). Penerapan Metode Six SIgma pada Pengendalian Kualitas Air Baku Pada Produksi Makanan. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 16(1), 1-12.
Simanjuntak, M. R., & Suawa, S. S. (2014). Analisis SIstem Manajemen Mutu dan Pengaruhnya dalam Meningkatkan Kinerja Operasional Bangunan Gedung Tinggi Perkantoran di Jakarta Pusat. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 4(2\), 92-102.
Somadi. (2020). Evaluasi Keterlambatan Pengiriman Barang dengan Menggunakan Metode Six Sigma. Jurnal Logistik Indonesia, 4(2), 81-93.
Wahyani, W., Chobir, A., & Rahmanto, D. D. (2010). Penerapan Metode Six Sigma dengan Konsep DMAIC Sebagai Alat Pengendali Kualitas. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XII. Surabaya.
Wibisono, E. (1999). Tinjauan Atas Paradigma Kualitas Dalam Pendidikan Tinggi Indonesia. Unitas, 7(2), 72-81.
Wulandini, S. P., & Saputra, R. (2017). Pengambilan Keputusan Mahasiswa Dalam Memilih Perguruan Tinggi Swasta di Pekan Baru. Jurnal Sains Sosial dan Humaniora, 1(2), 93-102.
Published
2021-06-12